Santri Sukorejo Cegah Corona dengan Desinfeksi dan Produksi Desinfektan

SYAMSUL A. HASAN Kamis, 19 Maret 2020 11:33 WIB
943x ditampilkan Berita

Kita menghindar dari takdir Allah menuju takdir Allah yang lain. Kita menghindar dari Corana Virus Diesease (Covid 19) dan berikhtiar mencari rahmat Allah dan penyembuhan. Kita harus berupaya agar terjaga, terhindar, dan terjauhi dari segala macam penyakit. Kita jangan berpangku tangan dan setelah itu, kita bertawakkal kepada Allah.

 

Demikian pengarahan K.H.R. Ach. Azaim Ibrahimy, pada acara Bakti Sosial Pencegahan Terhadap Perkembangan dan Penyebaran Covid 19, siang tadi. Acara yang bertempat di Pondok Sukorejo tersebut hasil kerjasama Pondok Sukorejo, Polres Situbondo, Dinas Kesehatan, Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan PG Asembagus. Bakti sosial tersebut berupa desinfeksi di lingkungan masjid dan Pondok Sukorejo.

 

Menurut AKBP Sugandi, S.I.K.,M.Hum, Kapolres Situbondo bakti sosial tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap para santri dan fasilitas pesantren. Kapolres gembira, ditengah wabah corona Pondok Sukorejo melakukan inovasi dan kreatif dalam melakukan pencegahan terhadap penyakit. Para santri Sukorejo membuat minuman herbal dan hand sanitizer. “Ini patut dicontoh oleh pesantren lainnya,” ujarnya.

 

Hand sanitizer diproduksi oleh SMK I Ibrahimy, Farmasi Klinis dan Komunitas dan Fakultas Ilmu kesehatan Universitas Ibrahimy. Menurut Lora Fadlail, sekretaris pesantren, hand sanitizer tersebut untuk sementara hanya untuk memenuhi kebutuhan sekitar 15.000 santri Pondok Sukorejo. “Jadi masih belum dijual bebas,” tambahnya.

 

Sementara itu suasana pembelajaran di lingkungan Pondok Sukorejo, berjalan sebagaimana biasanya. Para santri tetap masuk madrasah, sekolah, atau kuliah. Namun bagi guru yang berasal dari luar Sukorejo dapat melaksanakan kuliah secara online atau pemberian tugas lainnya. Karena itu, orang tua santri diharap tenang sambil berdoa agar keadaan cepat pulih dari wabah corona.