Semua Santri Sukorejo Balik ke Pesantren, Pertengahan Juli Mendatang

SYAMSUL A. HASAN Senin, 29 Juni 2020 00:51 WIB
4000x ditampilkan Berita

Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo memutuskan untuk memulai pembelajaran kembali bagi semua santri di pesantren bulan depan. Karena itu, Pondok Pesantren Sukorejo mengagendakan para santrinya balik ke pesantren mulai pertengahan Juli mendatang. Keputusan tersebut diambil dari beberapa kali rapat dan diputuskan pada Rapat Majelis Keluarga dan Pengurus Pesantren, pada tanggal 27 Juni kemarin serta tertuang dalam surat edaran yang disiarkan malam ini.

 

Lora Fadlail, Sekretaris Pesantren Sukorejo, berharap agar semua santri Sukorejo yang selama ini masih berada di rumah masing-masing mulai sekarang sudah menyiapkan diri untuk kembali ke pondok. Penyiapan diri tersebut, antara lain harus melakukan isolasi mandiri selama 14 hari yang dibuktikan dengan surat pernyataan sumpah yang diketahui orang tuanya, melakukan pemeriksaan kesehatan, dan menyiapkan masker.

 

Agenda kehadiran kembali santri Sukorejo tersebut, dilakukan secara bertahap mulai tanggal 15 sampai dengan 25 Juli 2020. Menurut Ra Dlail, tahapan tersebut akan diatur secara lebih jelas oleh tim penyambutan santri. Para santri diharapkan ikut rombongan hadir ke pesantren dan tidak menggunakan kendaraan umum. “Mereka akan dikoordinir oleh pengurus Iksass alumni di daerah masing-masing,” imbuhnya.

 

Ra Dlail meminta agar santri yang masih sakit, tidak perlu kembali ke pesantren sampai ia dinyatakan sembuh oleh dokter. Selama di pesantren, para santri akan mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan pesantren.

 

Ra Dlail juga meminta agar orang tua santri, selama masa pandemi COVID-19, tidak menjenguk dulu putra-putrinya di pesantren. Wali santri dianjurkan untuk mengirim anaknya melalui rekening: untuk pertama, Asrama Pusat santri putra (dan asrama selain NQ dan Az-Zainiyah) BSM No Rek 7139520712 a.n Musthofa QQ Santri. Untuk santri putri BSM No Rek 787836633 a.n Nur Sari QQ Santri. Kedua, santri yang berasrama di Nurul Qoni’ BCA no. Rek 1210476381 a.n Mohamad Aso Samsuddin. Ketiga, santri yang berasrama di Az-Zainiyah, BSM No Rek 7110788015 a.n Ach. Fadlail, SH. Jangan lupa, kirim via WA tanda bukti transfer, nama santri dan asramanya.

 

Bagaimana dengan santri yang mau berhenti mondok? Santri Sukorejo yang sudah memenuhi persyaratan berhenti diharapkan memproses rekomendasi berhenti ke pesantren, setelah masa pandemi COVID-19 berakhir atau situasi aman.

 

Pondok Sukorejo tidak hanya menerapkan protokol kesehatan bagi para santri. KHR. Ach. Azaim Ibrahimy, malam ini juga merelease maklumat. Maklumat tersebut ditujukan kepada semua umana’ ma’had, wali murid di area Sukorejo, para pedagang yang melayani kebutuhan santri dan beberapa pihak yang berinteraksi dengan santri Sukorejo. Kiai Azaim menyerukan agar mereka memiliki kesadaran dan tangggung jawab terhadap keselamatan dan kesehatan santri. “Para santri balik ke pesantren dengan menjalani protokol kesehatan yang amat ketat, maka para umana, wali murid area Sukorejo, pedagang, pihak yang berinteraksi dengan santri hendaknya melakukan hal yang sama,” imbuhnya.