Sukorejo Diharapkan Berkembang Sebagai Wisata Medis

SYAMSUL A. HASAN Jumat, 17 September 2021 16:27 WIB
817x ditampilkan Berita

Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo Situbondo diharapkan menjadi kawasan wisata medis. Pondok Sukorejo dinilai memiliki potensi yang sangat besar untuk mengembangan wisata medis tersebut. Wisata medis sebagai pengembangan potensi Pondok Sukorejo; yang selama ini juga memiliki potensi dalam pengembangan wisata religi, wisata edukasi, dan wisata sejarah.

Harapan tersebut disampaikan oleh Dr. Sandi Salahuddin Uno, Menteri Parawisata dan Ekonomi Kreatif saat memberi kuliah umum di hadapan ribuan mahasiswa dan santri setelah shalat Jum’at tadi. Setelah itu Sandi meletakkan pembangunan Gedung Rumah Sakit Ny. Hj. Zubaidah. Rumah sakit ini sebagai pengembangan klinik As’adiyah dan Fakultas Kesehatan.

Menurut Sandi, pengurus pesantren diharapkan meneruskan perjuangan para pendiri dan pengasuh pesantren. Mereka sudah meletakkan sejarah dalam menanamkan potensi Pondok  Sukorejo sebagai kawasan wisata sejarah. Misalnya, Pondok Sukorejo dikenal sebagai markas pejuang pada masa mempertahankan kemerdekaan RI. Pondok Sukorejo juga dikenal sebagai tempat deklarasi hubungan agama dan Pancasila pada Muktamar ke-27 NU. Sebagai pesantren, Sukorejo juga bisa disebut sebagai kawasan wisata edukasi. “Untuk mendatang, Sukorejo sebagai wisata medis,” papar Sandi.

Sandi percaya, Pondok Sukorejo akan melahirkan para pemimpin yang besar. Santri diharapkan sebagai lokomotif pembangunan di masa mendatang. Karena itu, santri harus memiliki karakter inovatif, adaptif, dan kolaboratif. Para santri juga harus bekerja keras, bekerja cerdas, bekerja tuntas, dan bekerja ikhlas.